Sepasang yang aneh
- fitri kamila

- Jul 14, 2019
- 1 min read

maukah kau ku kisahkan
lelucon cinta sepasang yang aneh
sudahkah puisi penyair satu ini kau tau?
"Pohon di tepi jalan
pohon, yang biasanya disiram dua kali sehari
yang berdiri sejajar tiang listrik di tepi jalan itu,
tak bosan-bosannya menggoda mobil tua
yang merayap di aspal yang suka meleleh
di bawah matahari; pohon yang sudah lupa
asal-usulnya, suka menghirup asap knalpot
dan menyebutnya kekasih, sumber kehidupan kota;
kita tak pernah sempat memahami kelakar mereka
-Sapardi Djoko D."
dasar
si pohon masih saja begitu
memupuk cinta pada mobil tua jalanan
menganggap sumber kehidupan baginya
cinta egois macam apa itu,
itu asap yang manis bagimu tapi tidak
bagiku pejalan
cinta buta kau, dasar pohon
disini aku, kau kuanggap pelindungku kau tau
kau tak melirikku
kau sumber kehidupanku
sama saja




Comments